LAPORAN AKHIR PERC 4 PEMBUATAN SENYAWA ORGANIK ESTER METIL SALISILAT

 

NO.

PERLAKUAN

TUJUAN

PENGAMATA N

1.

Dimasukkan 2,5 gram asam salisilat kedalam labu erlenmeyer, lalu dimasukkan magnet stir kedalam labu. Lalu, ditambahkan methanol kering sebanyak 25 ml dan diaduk. Sambil dilakukan pengadukan ditambahkan 2 ml asam sulfat pekat setetes demi setetes.

Penambahan asam salisilat + methanol kering untuk mengamati proses awal reaksi esterifikasi menghasilkan metil salisilat. Penambahan asam sulfat pekat sebagai katalis untuk mempercepat terjadinya reaksi sintesis.

Mula-mula larutan berwarna putih susu, setelah dilakukan pengadukan berubah menjadi warna bening.

2.

Kemudian, dipasang refluks dan dilakukan pemanasan selama 1,5 jam. Selama pemanasan pengadukan terus dilakukan. Setelah pemanasan selama 1,5 jam dihentikan pemanasan dan dilakukan pendinginan menggunakan water bath pada suhu kamar

Pemanasan dilakukan untuk mempercepat reaksi, pengadukan dilakukan untuk mempercepat gerakan molekul dalam larutan sehingga reaksi dapat berlangsung cepat.

Larutan sedikit keruh

3.

Lalu, ditambahkan air dingin kedalam labu berisi campuran larutan tersebut

Penambahan air berfungsi untuk mengisolasi produk dari sisa kotoran

Terdapat dua lapisan:

1.Diatas lapisan air berwarna putih

2. Dibawah lapisan minyak berwarna sedikit putih kekuningan

4.

Dimasukkan larutan kedalam corong pisah. Dikeluarkan lapisan bawah (minyak) dan ditampung menggunakan gelas kimia bersih

Corong pisah digunakan untuk memisahkan lapisan bawah dan lapisan atas yang terbentuk

Lapisan bawah  (minyak) keluar dan tersisa lapisan atas (air) pada corong pisah

5.

Kemudian, lapisan air dipulihkan dengan cara di ekstraksi sebanyak tiga kali berturut-turut dengan 10 ml etil asertat. Kemudian, lapisan organik dikumpulkan dan dicuci dengan natrium hidroksida

Ditambahkan natrium hidroksida untuk menghilangkan sisa asam salisilat

Terbentuk dua lapisan:

1. Diatas lapisan organik berwarna sedikit putih kekuningan

2. Dibawah lapisan air berwarna putih keruh

Setelah ditambahkan natrium hidroksida terbentuk dua lapisan:

1.Diatas lapisan air (putih keruh)

2.Dibawah lapisan organik (sedikit keruh)

6.

Lapisan organik dicuci dengan air garam

Penambahan air garam untuk menghilangkan sisa garam yang tersisa pada larutan

Terdapat dua lapisan:

1. Diatas berwarna bening

2.Dibawah lapisan organic (lapisan etil asetat) berwarna sedikit putih keruh

7.

Larutan etil asetat ditambahkan magnesium sulfat anhidrat

Untuk mengeringkan dan menghilangkan sisa-sisa air

Dihasilkan larutan berwarna putih susu

8.

Larutan tersebut ditambahkan air

Untuk menghasilkan asam salisilat yang tidak bereaksi yang dapat diperoleh kembali dengan penyaringan akhir

Dihasilkan larutan berwarna putih susu.

 

Kemudian, pada penyaringan pertama didapatkan minyak gandapura sebanyak 1,8 gram.

 

            Perhitungan :

 

            Dik:     m asam salisilat =2,5 gram    

                         v H2SO4  98  = 2 ml           

                        v mentanol kering =25ml       

                       

·     Mol asam salisilat

·     Mol methanol

           

           

               

               

           

            C7H6O3            +           CH3OH                                   C8H8O3                H2O

 

                m            0,018 mol            0,618 mol                                            -                              -

               rx            0,018 mol            0,018 mol                                            0,018mol              0,018 mol           

            s              -                    0,6 mol                                    0,018 mol         0,018mol

 

 

            Secara teoritis :

                        M metil salisilat =

                                                =0,018 mol

                                                =2,736 gram

                       

     = 1,17 gr /ml

 

volume metil salisilat  

                                   

                                    v =2,34 ml

 

volume percobaan yang didapat =1,8 gram

 

 

 

v =1,54 ml

 

 

% Rendemen  =

 

                        = = 65,8%  

   

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

VII. PEMBAHASAN

            Pada percobaan pembuatan minyak ganda pura ,menggunakan asam salisilat yang mana dalam percobaan ini , Dimasukkan 2,5 gram asam salisilat kedalam labu erlenmeyer, lalu dimasukkan magnet stir kedalam labu. Lalu, ditambahkan methanol kering sebanyak 25 ml dan diaduk. Sambil dilakukan pengadukan ditambahkan 2 ml asam sulfat pekat setetes demi setetes. Penambahan asam salisilat + methanol kering untuk mengamati proses awal reaksi esterifikasi menghasilkan metil salisilat. Penambahan asam sulfat pekat sebagai katalis untuk mempercepat terjadinya reaksi sintesis.

Mula-mula larutan berwarna putih susu, setelah dilakukan pengadukan berubah menjadi warna bening. Kemudian, dipasang refluks dan dilakukan pemanasan selama 1,5 jam. Selama pemanasan pengadukan terus dilakukan. Setelah pemanasan selama 1,5 jam dihentikan pemanasan dan dilakukan pendinginan menggunakan water bath pada suhu kamar Larutan sedikit keruh.  Lalu, ditambahkan air dingin kedalam labu berisi campuran larutan tersebut Penambahan air berfungsi untuk mengisolasi produk dari sisa kotoran Terdapat dua lapisan: Diatas lapisan air berwarna putih,  

Dibawah lapisan minyak berwarna sedikit putih kekuningan . Dimasukkan larutan kedalam corong pisah. Dikeluarkan lapisan bawah (minyak) dan ditampung menggunakan gelas kimia bersih Corong pisah digunakan untuk memisahkan lapisan bawah dan lapisan atas yang terbentuk Lapisan bawah  (minyak) keluar dan tersisa lapisan atas (air) pada corong pisah . Kemudian, lapisan air dipulihkan dengan cara di ekstraksi sebanyak tiga kali berturut-turut dengan 10 ml etil asertat. Kemudian, lapisan organik dikumpulkan dan dicuci dengan natrium hidroksida Ditambahkan natrium hidroksida untuk menghilangkan sisa asam salisilat Terbentuk dua lapisan: Diatas lapisan organik berwarna sedikit putih kekuningan ,Dibawah lapisan air berwarna putih keruh ,Setelah ditambahkan natrium hidroksida terbentuk dua lapisan: Diatas lapisan air (putih keruh) Dibawah lapisan organik (sedikit keruh) Lapisan organik dicuci dengan air garam Penambahan air garam untuk menghilangkan sisa garam yang tersisa pada larutan Terdapat dua lapisan: Diatas berwarna bening ,Dibawah lapisan organic (lapisan etil asetat) berwarna sedikit putih keruh Larutan etil asetat ditambahkan magnesium sulfat anhidrat Untuk mengeringkan dan menghilangkan sisa-sisa air Dihasilkan larutan berwarna putih susu . Larutan tersebut ditambahkan air Untuk menghasilkan asam salisilat yang tidak bereaksi yang dapat diperoleh kembali dengan penyaringan akhir Dihasilkan larutan berwarna putih susu. Kemudian, pada penyaringan pertama didapatkan minyak gandapura sebanyak 1,8 gram. Secara teoritis persen rendemen dihasilkan  adalah 5,9271 persen , dimana didapatkan didapatkan vol percobaan dibagi volume teoritis .

IX. PERTANYAAN PASCA PRAKTIKUM

1.       Mengapa kita menggunakan larutan jenuh natrium bikarbonat dan magnesium untuk mengeringkan Ester salisilat yang terbentuk?

2.      Apa pengaruh perbedaan konsentrasi asam sulfat terhadap hasil yang diperoleh ?

3.      Apa tujuan diberikannya magnesium sulfat anhidrat pada percobaan ini ?

 

X.Kesimpulan
1. Metil salisilat dapat diperoleh dari sintesis asam salisilat dengan metanol dengan bantuan asam sulfat pekat berdasarkan prinsip reaksi esterifikasi, yang mana reaksi ini bersifat reversibel maka untuk mendapatkan hasil yang banyak dapat dilakukan dengan cara menambahkan pereaksi.
2. Reaksi esterifikasi ini adalah reaksi yang mereaksikan sebuah derivat pada asam karboksilat (asam salisilat) dan alkohol primer (metanol) pada suasana asam dengan katalis asam sulfat pekat dengan suhu yang tinggi untuk menghasilkan senyawa berupa Ester dan produk sampingan berupa air.Reaksi ini merupakan reaksi endoterm.
3. Fungsi dari penambahan natrium bikarbonat yaitu untuk menghilangkan asam yang berperan sebagai katalis.

 

 

Daftar Pustaka

●Fesenden . 2008. Kimia Organik. Jakarta : Erlangga.

●Kusumo. 2015. Proses inaktivasi enzin gautherase melalui mixed drying extractim untuk pengaruh pengambilan gautherin sebagai anti kanker. Vol 1.no 1.

●Sulisyati. 2015.sintesis salisilanida dari komponen utama minyak ganda pura . jurnal . malang : UNIBRAW.

Tim Penuntun Kimia Organik II.2020. Penuntun Praktikum Kimia Organik II. Jambi: Universitas Jambi.

 

 

 

 


Komentar

  1. Assalamualaikum wr wb. Baiklah, saya Wiwit Rama Riska NIM A1C118022 akan mencoba menjawab permasalahan nomor 1, yaitu larutan jenuh NaHCO3 sampai bebas asam yang berfungsi menarik zat pengotor dan menetralkan kelebihan asam ataupun sisa asam setelah reaksi berlangsung dan anhidrida magnesium sulfat sebagai zat untuk mengeringkan Ester salisilat nya. Terima kasih

    BalasHapus
  2. Baiklah saya Muhamad Khoirul Abdillah (040) akan mencoba menjawab permasalahan nomor 2
    Semakin tinggi konsentrasi asam sulfat maka semakin banyak rendemen yang dihasilkan. Semakin rendah konsentrasi asam sulfat maka semakin sedikit rendemen yang dihasilkan

    BalasHapus
  3. Saya Nadiya NIM A1C118073 akan menjawab permasalahan ke tiga.

    tujuan diberikannya magnesium sulfat anhidrat pada percobaan ini adalag
    Untuk mengeringkan dan menghilangkan sisa-sisa air

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II PERCOBAAN 1 PEMBUATAN SENYAWA ORGANIK ASAM PIKRAT

jurnal percobaan 10 " isolasi senyawa p-metoksi sinamat dari kencur

PRAKTIKUM KIMIA ANORGANIK PERCOBAAN 5 "PEMURNIAN GARAM DAPUR"