PRAKTIKUM KIMIA ANORGANIK PERCOBAAN 5 "PEMURNIAN GARAM DAPUR"

 

PRAKTIKUM KIMIA ANORGANIK

PERCOBAAN  5

“ PEMURNIAN GARAM DAPUR”

 



DISUSUN OLEH :

Adinda Putri

(A1C118008)

 

DOSEN PENGAMPU :

Drs. FULDIARATMAN , M.Pd.

 

 

PROGRAM STUDI PENDIDIKAN KIMIA

JURUSAN PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUAN ALAM

FAKULTAS KEGURUAN DAN ILMU PENDIDIKAN

UNIVERSITAS JAMBI

2021

 

 

 

Percobaan ke 5

Garam Dapur

Tujuan Praktikum

     Adapun tujuan praktikum ini yaitu untuk dapat mengetahui prinsip pemurnian dan pengkristalan garam NaCl serta dapat mengkristalkan  dan memerika garam dapur.

 

Landasan teori

            Natrium klorida terdapat diair laut (3,8%). Air laut merah mengandung 23,2 % natrium klorida . diperkirakan bahwa didalam larutan terdapat 4 x 105  ton natrium klorida , dieropa terdapat batuan garam yang berada dibawah lapisan batuan garam . garam dapat dimurnikan dengan cara memisahkan kation- kation dan anion dari senyawa lain ( Tim penuntun kimia Anorganik , 2021).

            Garam yang seperti yang umum ketahui dapat didefenisikan sebagai salah satu kumpulan senyawa kimia yang sebagai suatu kumpulan senyawa yang bagian utamanya adalah natrium klorida dengan zat-zat pengotornya terdiri caso4 , Mgso4 , dan lain-lain, garam dapat diperoleh 3 cara yaitu penguapan air laut dengan sinar matahari , penambangan batuan garam dan dari air sumur garam ( umam, 2019).

 Alat dan Bahan Praktikum

     Adapun alat dan bahan yang digunakan dalam praktikum pemurnian garam dapur ini dapat dilihat dalam tabel berikut :

Alat

Bahan

Batang Pengaduk

Garam Dapur Kotor

Botol Semprot

Aquades

Cawan Penguap

Asam Sulfat Pekat

Corong Kaca

Corong Buchner

Gelas ukur 10 dan 100 ml

Kaki Tiga dan Kawat Kasa

Gelas Kimia 250 ml

Labu Dasar Bulat 500 ml

Pipet Tetes

Statif

Sumbat Labu

Klem Tiga Jari

Selang Plastik

 

 Prosedur kerja

   


Data pengamatan


No.

Perlakuan

Pengamatan

1.

Dilarutkan 18 gram garam dapur dalam 0,05 L air

Larutan garam menjadi larutan jenuh

2.

Disaring larutan garam tersebut

Terdapat endapan

3.

Dijenuhkan larutan hasil saringan dengan menambahkan gas HCl

Dierlenmeyer terdapat gas berwarna kuning pudar dan berembun, terdapat endapan putih, larutan berwarna kuning

4.

Dibuat gas HCl dengan mereaksikan 10 gr NaCl + H2SO4 20 ml

Dihasilkan gas HCl

5.

Disaring endapan yang terbentuk dengan corong buchner

Endapan dan larutan terpisah, endapan = kristal putih, larutan kuning

6.

Dicuci kristal dengan sedikit air dingin

Kristal terbebas dari larutan kuning

7.

Dikeringkan dengan bunsen

Kristal menjadi kering

8.

Ditimbang garam yang didapatkan

2,68 gram

 

Pembahasan

            Langkah pertama  melarutkan 18 gram NaCl kotor dalam 0,05 Liter air sehingga larutan menjadi larutan garam yang jenuh. Kemudian, dilakukan pengaliran gas HCl kedalam larutan tersebut dengan tujuan untuk menjenuhkan serta menertralkan larutan pada garam yang akan diperoleh. Adapun reaksi yang terjadi dalam proses ini yaitu :

NaCl (aq) + HCl (g) à NaCl (aq) + HCl (aq)

Setelah itu  gas HCl dibuat dengan cara mereaksikan 10 gram NaCl ditambah dengaan H2SO4 sebanyak 20 ml. Dalam pembuatan penambahan asam sulfat pekat dilakukan sedikit demi sedikit dengan menggunakan pipet tetes  tujuan digunakan H2SO4 dalam pembuatan gas HCl ini yaitu dikarenakan asam sulfat pekat merupakan oksidator kuat yang baik dan juga apabila digunakan asam yang lain, maka HCl yang dihasilkan bukanlah dalam fase gas, melainkan dalam fase larutan. Hal ini dikarenakan, NaCl tidak dapat larut dalam larutan HCl pekat sehingga HCl yang digunakan dalam fase gas.

     Didapat hasil yaitu terdapat gas berwarna kuning dan berembun yang terlihat dalam labu erlenmeyer, dapat pula endapan berwarna putih dan larutan berwarna kuning. Barulah dilakukan proses penyaringan terhadap larutan tersebut dan didapatkan kristal berwarna putih dengan filtrate berwarna kuning. Krisal yang diperoleh kemudian ditambahkan dengan sedikit air dingin. proses ini bertujuan untuk mencuci kristal yang diperoleh agar kristal yang didapatkan terbebas dari zat pengotor. Kristal yang telah dicuci dengan air tersebut kemudiang dikeringkan. Dengan  tujuan pengeringan untuk mengilangkan kandungan air yang terkandung didalam kristal .

Daftar Pustaka

Tim Kimia Anorganik, 2021, Penuntun Praktikum Kimia Anorganik, Jambi : Universitas Jambi

Umm, faikul . 2019 . Analisis Anorganik kualitatif makro dan semi mikro . Jakarta : pt kalmn media Pustaka.

 


Komentar

Postingan populer dari blog ini

JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II PERCOBAAN 1 PEMBUATAN SENYAWA ORGANIK ASAM PIKRAT

jurnal percobaan 10 " isolasi senyawa p-metoksi sinamat dari kencur