LAPORAN PERCOBAAN 2 PEMBUATAN SENYAWA ORGANIK ASAM OKSALAT

 

VII. DATA PENGAMATAN

NO

PERLAKUAN

HASIL

1.

Ditimbang 25 g sukrosa dimasukkan kedalam gelas kimia, dituangkan 125 ml HNO3 (60%) dalam gelas kimia yang berbeda, lalu ditambahkan 125 ml HNO3 tadi ke dalam gelas kimia berisi sukrosa, diaduk selama 15 menit, dan disiapkan 40 ml H2O

 

Larutan berwarna bening agak sedikit keruh, setelah 15 menit pengadukkan larutan bening

 

2.

larutan tersebut dipanaskan dan dikeluarkan gelas kimia dari hot plate saat timbul asap berwarna coklat

 

Larutan perlahan berubah menjadi coklat kemerahan dan timbul asap berwarna coklat

 

3.

Lalu gelas kimia tersebut diletakkan diatas balok kayu

 

Muncul  gelembung pada larutan, dan asap berwarna coklat  masih keluar dari dalam gelas kimia, larutan perlahan berubah menjadi orange, lalu  menjadi kuning, asapnya perlahan  menghilang

 

4.

Dipanaskan larutan tadi hingga tersisa 40 ml, lalu tambahkan 40 ml air yang telah disiapkan tadi

 

Larutan perlahan berubah menjadi orange, dan timbul asap berwarna orange, lalu perlahan asap memudar, kemudian larutan menjadi berwarna kuning

 

5.

Dipanaskan larutan tersebut hingga mencapai 25 ml

Larutan berubah menjadi berwarna kuning, timbul asap selama pemanasan

 

6.

Ketika larutan mencapai 25 ml maka harus dikeluarkan dari hot plate dan dibiarkan dingin hingga mencapai suhu kamar

 

Larutan berubah menjadi berwarna coklat, didinding gelas kimia terdapat endapan putih dan didasar gelas kimia juga terdapat endapan .

 

  

VIII. PEMBAHASAN

 

Pada percobaan pembuatan asam oksalat ,menggunakan bahan bakunya yaitu gula pasir,yang mana dalam percobaan ini gula pasir akan direaksikan dengan asam pekat dengan cara dipanaskan dan akan mengahsilkan produk bsamping berupa gas NO2 yang berwarna coklat. Sukrosa dihidrilisis sehingga terpecah menjadi monosakrida yang terdiri dari fruktosa dan glukosa yang mana ini merupakan hasil dari pemecahan sukrosa selanjutnya dioksidasi denganmenggunakan asam nitrat pekat yang disertai dengan pemanasan sehingga menghasilkan produk akhir berupa asam oksalat.

Asam oksalat merupakan asam dikarbosilat yang mempunyai berat molekul rendah,berwujud padat, dan berwarna putih. Langkah awal yang kita lakukan yakni memasukkan sebanyak 25 gr sukrosa kelabu dasar datar dan tambahkan asam nitrat 125 ml yang mana larutan berubah menjadi bening, selanjutnya dipanaskan dengan mantel pemanas yang mana pada pemanasan keluar asap berwarna coklat yang mana ini adalah gas NO2  yang bersifat racun atau karsiogenik ,pemanasan dilakukan hingga gas NO2 yang berada dalam larutan hilang , selanjutnya skita pindahkan larutan keatas balok kayu yang mana untuk melanjutkan reaksi tanpa pemanasan yang dibiarkan selama 15 menit. Dipanaskan larutan tadi hingga tersisa 40 ml, lalu tambahkan 40 ml air yang telah disiapkan akan timbulnya asap berwarna orange dan larutan berubah warna menjadi kuning. Ketika larutan mencapai 25 ml maka harus dikeluarkan dari hot plate dan dibiarkan dingin hingga mencapai suhu kamar terdapat endapan berwarna putih. Kristal putih itu adalah asam oksalat.

IX. PERTANYAAN PASCA PRAKTIKUM

1.     Apakah dengan melakukan pemanasan berulangkali dapat mendapatkan larutan asam oksalat yang murni ?

2.      Apa fungsi pemanasan pada pembuatan asam oksalat ?

3.      Apakah yang menyebabkan timbulnya asap coklat pekat saat pemanasan HNO3  dan gula ?

X. KESIMPULAN

Dari percobaan yang telah dilakukan dapat disimpulkan sebagi berikut :

1.      Pembuatan asam oksalat dapat dilakukan dengan menggunakan zat organic yang memiliki berat molekul besar yaitu glukosa atau gula pasir.

2.      Pada pembuatan asam oksalat terjadi reaksi oksidasi dengan katalis yang kuat HNO3 ,terjadinya reaksi oksidasi ditandai dengan timbulnya uap coklat NO2.

3.      Sifat asam oksalat antara lain larut dalam alcohol, senyawa berwarna putih ,kegunaannya antara lain untuk membersihkan permukaan logam dari kotoran , untuk pelepasan logam, dan untuk membersihkan tahun dan zat warna .

 

XI. DAFTAR PUSTAKA

 

● Asip ,dkk. Pengaruh konsentrasi NaOH dan waktu peleburan pada pembuatan asam oksalat dari ampas tebu. Jurnal Teknik kimia .vol 21. No 3.

●Fessenden.2008. kimia organic. Jakarta : Erlangga .

●Hairil,allimudin,dkk.2016. Perbandingan metode hidrolisisasam dan basa tandan kosong kelapa sawit sebagai bahan baku pembuatan asam oksalat . jurnal jkk vol 15 no 4.

● Irwanda,dkk. 2017. Sintesis asam oksalatdari getah batang tanaman sri rejeki .jkk.Vol 1. No 1

● Tim Penuntun Kimia Organik II.2020. Penuntun Praktikum Kimia Organik II. Jambi: Universitas Jambi.

 

Komentar

  1. Baiklah, saya Thifani Aulia Putri Pane NIM A1C118009 akan mencoba menjawab permasalahan no.2. Menurut saya, fungsi pemanasan dalam sintesis asam oksalat ini yaitu untuk mempercepat reaksi antara gula dengan asam nitrat pekat. Dengan adanya pemanasan sampai mendidih akan menyebabkan terbentuknya gas yang berwarna coklat. Terimakasih.

    BalasHapus
  2. Baikla, Saya Erik Surya Kurniawan NIM A1C118027 akan mencoba menjawab pertanyaan nomor 3. Timbulnya asap coklat saat dilakukan pemanasan ialah karena saat proses ini terjadi reaksi oksidasi dalam campuran. Dimana gula sebagai bahan utama akan di oksidasi oleh asam nitrat yang dalam prosesnya akan mengeluarkan gas NO2. Terima kasih.

    BalasHapus
  3. Baiklah saya Vika Seputri Nim A1C118086 akan mencoba menjawab permasalahan no. 1 menurut saya iyaa. Kerena Jika dilakukan pemanasan yang berulangkali akan menguapkan NO2 pada larutan tersebut. Yang mana NO2 ini akan mempengaruhi warna dari kristal yang terbentuk. Jika NO2 masih terkandung pada larutan akan menghasilkan kristal berwarna coklat.
    Terimakasih🙏

    BalasHapus

Posting Komentar

Postingan populer dari blog ini

JURNAL PRAKTIKUM KIMIA ORGANIK II PERCOBAAN 1 PEMBUATAN SENYAWA ORGANIK ASAM PIKRAT

jurnal percobaan 10 " isolasi senyawa p-metoksi sinamat dari kencur

PRAKTIKUM KIMIA ANORGANIK PERCOBAAN 5 "PEMURNIAN GARAM DAPUR"